pilih benih berkualitas, semai di media tanam yang subur (campuran tanah, kompos, dan sekam bakar), dan letakkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung hingga berkecambah. Setelah bibit tumbuh (sekitar 5 cm), pindahkan ke pot lebih besar atau lahan yang mendapat banyak sinar matahari langsung. Beri penyangga saat tanaman membesar dan jaga kelembapan tanah dengan penyiraman teratur.
1. Persiapan
Pilih benih: Gunakan benih bunga matahari yang berkualitas. Anda bisa melakukan uji kelayakannya dengan merendamnya; benih yang tenggelam berarti layak tanam.
Siapkan media tanam: Untuk semai, gunakan campuran tanah, kompos, dan/atau sekam bakar. Untuk penanaman di tanah, gemburkan tanah dan tambahkan pupuk kandang. Pastikan pH tanah sekitar 6,0–7,5.
2. Penyemaian
Tanam benih di media semai dengan kedalaman sekitar 1–2,5 cm, dengan bagian yang runcing ke bawah, dan sisakan sebagian agar muncul di permukaan.
Siram secukupnya dan letakkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung hingga berkecambah.
Bibit siap ditanam di pot atau lahan saat memiliki 3–6 helai daun, sekitar 5 cm tingginya.
3. Penanaman
Di pot: Pindahkan bibit ke pot yang lebih besar. Padatkan media tanam di sekitarnya. Anda bisa menambahkan mulsa dari daun kering untuk menjaga kelembapan.
Di lahan: Pindahkan bibit ke lahan yang sudah disiapkan. Berikan jarak yang cukup antar tanaman. Jika menanam langsung dari biji, lakukan penyemaian awal di pot.
4. Perawatan lanjutan
Penyiraman: Siram secara rutin setiap pagi atau sore, sesuaikan dengan cuaca. Tanah di pot cenderung lebih cepat kering jadi perlu disiram lebih sering, bahkan dua kali sehari saat cuaca panas.
Sinar matahari: Tempatkan bunga matahari di lokasi yang mendapatkan sinar matahari langsung selama 6–8 jam sehari.
Pupuk: Berikan pupuk organik (seperti pupuk kandang, NPK, atau pupuk guano) seminggu sekali. Saat bunga mulai muncul, berikan pupuk kalium.
Penyangga: Gunakan ajir (tongkat penyangga) untuk menopang batang bunga agar tidak patah atau roboh saat bunganya tumbuh besar dan berat.
5. Pemanenan
Ketika biji sudah matang dan mudah dipetik, bunga matahari siap dipanen. Biji di bagian pinggir bunga biasanya lebih besar dan berisi daripada yang di tengah.
Setelah dipanen, jemur biji di tempat yang teduh dan simpan di wadah kedap udara agar tidak lembap.
0 Komentar